Sekilas tentang Graphics Tablet

graphics tablet picture

Tahun 2010 ini banyak perbincangan mengenai Tablet. Tapi tablet yang akan dibahas disini bukanlah Tablet PC, melainkan Graphics Tablet. Keduanya memang sama-sama menyandang nama Tablet, tapi sebenarnya keduanya berbeda fungsi. Graphics Tablet (selanjutnya saya sebut Tablet) merupakan sebuah alat yang menjadi jembatan antara seni tradisional dan seni digital. Alat ini akan sangat membantu kalau kita berkecimpung di dunia Photoshop, Painter, Art Rage, OpenCanvas, ataupun software menggambar lainnya, dimana kita membutuhkan alat gambar yang memiliki kontrol lebih baik dibandingkan jika memakai mouse. Tablet dianggap sebagai piranti yang memberikan kesan natural dalam menciptakan seni digital.

stylus picture

Stylus

Graphics tablet terdiri dari dua bagian yaitu :

Plastic Pad yaitu semacam alas gambar yang terhubung dengan komputer. Biasanya terhubung dengan memakai koneksi USB atau Bluetooth

Stylus yaitu benda seperti pena dan biasanya memiliki fitur pressure-sensitive. Jadi tergantung software yang digunakan, jika kita menggambar sebuah garis, semakin stylus ditekan maka garis akan semakin tebal (seperti kuas / pensil)

Mungkin sebagian dari kita berpendapat menggambar menggunakan cara tradisional (pensil, pena, kuas, dsb) adalah cara yang paling murah, mantap, dan nyaman. Memang benar, tapi perlu dicatat, dengan menggambar di komputer maka kita bisa bekerja dengan lebih fleksibel. Kita bisa bereksperimen sesuka hati karena jika terdapat kesalahan, maka kita bisa mengulangi dan memperbaikinya lagi. Keuntungan lainnya kita juga bisa dengan leluasa merubah ukuran gambar kita sesuai yang kita harapkan. Dan tentunya masih banyak keuntungan yang bisa kita dapat dari komputer grafis

Berkat perkembangan teknologi yang semakin canggih, saat ini sudah ada beberapa produk tablet yang menghadirkan pengalaman menggambar yang rasanya nyaris sama dengan menggambar menggunakan pensil. Walaupun tidak sepenuhnya sama tapi setidaknya jauh lebih bagus ketimbang pake mouse. Setidaknya teknologi yang sebenarnya “bukan barang baru” ini, bisa membuat kegiatan menggambar kita menjadi lebih efisien dan menyenangkan.

bamboo fun picture

Wacom Bamboo Fun

Banyak sekali pilihan tablet yang ada di pasaran. Masing-masing merk memiliki tipe, fitur, dan kualitas yang beragam. Tapi ada satu merek yang paling populer dan paling sering dipakai oleh para ilustrator, yaitu Wacom. Baru beberapa bulan ini saya memakai tablet Wacom, dan ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan tablet. Itu pun karena dikasih pinjam pak Bos, biar saya ngga gaptek😀  Walaupun tablet yang saya pakai bukan seri profesional (saya memakai Wacom Bamboo Fun model lama) tapi buat saya itu sudah cukup memberikan pengalaman baru. Pada saat penggunaan pertama kali pasti akan terasa canggung karena tangan kita menggambar di atas plastic pad sedangkan mata kita melihat ke sisi lain (ke layar monitor). Tapi cara penyelesaian yang paling baik adalah latihan.

Beberapa hal yang patut dipertimbangkan saat memilih tablet, antara lain :

Harga – tentunya, sesuaikan budget, yang jelas ada kualitas-ada harga. Kalau untuk keperluan menulis saja, tablet seharga ratusan ribu juga sudah bagus. Kalau untuk keperluan tingkat sedang (menggambar, mewarnai, edit foto), bisa memakai tablet seharga mulai ratusan ribu – 2 jutaan. Sedangkan untuk penggunaan tingkat profesional mungkin membutuhkan tablet dengan harga di atas 3 juta.

Active area – kemungkinan masing-masing merk mempunyai ukuran yang berbeda, tapi ada beberapa ukuran standar yang sering dipakai, yaitu A6 (4”x6”), A5 ( 8”x6”), 10”x6”.

Pressure Sensitivity – ini berarti kemampuan yang dimiliki tablet untuk “merasakan” tekanan saat kita menggambar menggunakan stylus.

Resolution – yang ini gimana jelasinnya ya? Intinya semakin tinggi resolusinya, akan semakin akurat dalam membaca setiap pergeseran stylus.

Perlengkapan – biasanya saat membeli tablet baru akan disertakan Nib cadangan, beruntung kalau dapet stylus cadangan juga.

Harga sebuah tablet memang tidak bisa dibilang murah, tapi piranti ini mempermudah dalam mengimprofisasi sebuah karya seni, dan yang jelas, dengan mengurangi penggunaan kertas untuk menggambar berarti membantu mengurangi kerusakan alam karena penebangan pohon.

Explore posts in the same categories: Tulisan

Tag: , , , , , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

5 Komentar pada “Sekilas tentang Graphics Tablet”

  1. ardian eko Says:

    wah, ternyata sudah ada ya. saya pakenya nggak table Mas, tapi Ipod. hehe…
    Kalo mau ukuran besar gimana ya? Ok saya akan bereksperimen. Mungkin dengan ini saya bisa mendapat inspirasi.
    Thanx for sharing.
    BTW, harganya berapa tuh?

    • Presto Says:

      Klo emak saya pake iRus bwt masak sayur, hehe.
      Gimana apanya nih? klo lebih besar ya pastinya lebih akurat lah,, klo soal harga sekitar 1.8jutaan,karena waktu itu dibeliinnya pake dollar singapore😀

  2. Elsam.Marura Says:

    wewewew, sekarang dah tahun 2012 nih xD, btw harga barang kek gini sekarang berapaan ya mas bro?

  3. nawa adi prianggo Says:

    merk wacom dg hanvon bagus mana mas..thx


  4. […] Source: http://labsky2012.blogspot.co.id/2012/09/tugas-5-perkembangan-graphic-tablet.html, http://hero-satriya-s.blog.ugm.ac.id/2013/09/22/cara-kerja-graphic-pad-2/, https://pensilpresto.wordpress.com/2010/05/28/sekilas-tentang-graphics-tablet/. […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: